Post ID: 6
HALAMAN
Bahaya Kutu Kucing Bagi Kucing & Cara Menghilangkannya.
15 Agustus 2019 (13:25 WIB)
Ditulis oleh Mhamang Nasgor

ads-text ads-image-width


Sering melihat kucing menggaruk-garuk badannya? Mungkin terdapat kutu pada kucing. Tahukah kamu? Hewan kecil ini ternyata berbahaya untuk kucing kita.

Kutu yang memiliki nama ilmiah Ctenocephalides felis ini memiliki tubuh yang kecil hingga membuat hewan ini susah untuk dilihat jika hanya menggunakan mata langsung. Dia tidak memiliki sayap, tapi dia memiliki sepasang kaki belakang yang sangat kuat untuk lompat dan berpindah dari satu kucing ke kucing lainnya. Makanan utama kutu adalah darah. Dia memiliki mulut yang sangat kuat sehingga bisa merobek kulit kucing dengan mudah dan menghisap darahnya, dan kutu betina dewasa akan terus mencari makanan segar berupa darah untuk menghasilkan sel telur baru yang akan dikeluarkan dari kutu betina dewasa.

Banyak faktor yang menyebabkan kucing tertular kutu, sumber penyebaran paling sering karena beberapa hal berikut ini:

  • Penyebaran kutu terjadi karena ada kontak dengan kucing lain atau anjing yang sudah terlebih dahulu terinfeksi kutu.
  • Kutu bisa hidup di perabotan kayu dirumah, mereka bisa bersembunyi dan hidup disana sampai waktu yang cukup lama. Jika kucingmu mendekat ke perabotan itu barulah mereka menyerang kucingmu.
  • Jika kamu punya taman, kucing bisa saja terinfeksi kutu yang berasal dari kutu anjing, kelinci, dan landak.

Bahaya Kutu Kucing


Meskipun bentuknya sangat kecil, kutu sangat berbahaya bagi kesehatan kulit dan bulu kucing. Kutu dengan jumlah yang banyak akan menggerogoti kulit kucing dan beberapa hewan lainnya karena sifat jangkauan kutu kucing ini lebih luas dari beberapa jenis kutu lainnya.

Scabies Pada Kucing


Scabies atau yang sering disebut dengan istilah kudis merupakan salah satu contoh resiko yang ditimbulkan oleh kutu kucing. Scabies benar-benar membuat kucing kita tidak nyaman, permukaan kulit kucing kita akan berintik dan sangat sensitif sehingga bisa membuatnya mudah terserang penyakit.

Bulu Kucing Rontok


Bulu kucing rontok tidak hanya terjadi karena paparan jamur pada permukaan kulit. Rontoknya bulu kucing juga bisa diakibatkan oleh adanya kutu kucing yang aktif menggerogoti permukaan kulit kucing. Jika tidak segera diatasi, kucing bisa kehilangan sebagian besar bulunya sehingga sangat sulit untuk mengukur suhu badan kucing.

Anemia

Jika kutu terlalu banyak menghisap darah kucing kemungkinan kucing akan mengalami anemia yang berbahaya untuk anak kucing bahkan bisa berdampak kematian.

Cara Menghilangkan Kutu Kucing

Setelah mengetahui akibat buruk dari kutu, segeralah untuk merawat kucing dan lingkungan sekitarmu dengan baik. Treatment ini dapat dilakukan selama beberapa bulan.

Obat dan Shampoo Khusus

Hilangkan kutu kucing menggunakan obat dan shampoo. Banyak produk yang dapat kamu beli untuk membunuh kutu kucing tersebut.

Ikuti petunjuk dari produk, biasanya kamu perlu untuk menyisir dahulu bagian yang tertular sambil mengoleskan obat pada bagian yang terinfeksi tetapi pastikan cairan tersebut tidak masuk ke area mata dan telinga kucing.

Harga shampoo dan obat juga bervariatif dengan harga yang murah sekitar Rp15.000,-. Kamu bisa menggunakan beberapa produk berikut:

  • Bisfont: Harganya sekitar Rp90.000,- bisa di cek di online shop. Ini merupakan obat tetes kutu untuk kucing atau anjing yang berfungsi untuk mencegah penyebaran dan membunuh kutu.
  • VET'S BEST FLEA DAN TICK HOME SPRAY: Ini juga layak dicoba, harganya cukup mahal Rp250.000,- dengan berat 945ml. Digunakan dengan cara disemprotkan.
  • Detick: Sangat direkomendasikan karena cara pemakaiannya yang mudah, hanya perlu meneteskan obat ini di bagian tengkuk leher kucing. Harganya juga tidak terlalu mahal, ukuran 2m hanya dijual sekitar Rp30.000,- dan fokus untuk menghilangkan kutu.

Jeruk Lemon dan Cuka Apel


Obat tradisional untuk membunuh kutu adalah dengan menggunakan air jeruk lemon dan cuka, kedua cairan ini memiliki zat asam yang membuat kutu tidak akan betah di tubuh kucing.

Lemon dan cuka juga berguna untuk menyembuhkan luka dan memberikan nutrisi tambahan agar kulit kucing lebih lembut dan sehat.

Tips praktis yang dapat kamu lakukan di rumah adalah siapkan 1 jeruk lemon dan panci berisi 1 liter air, potong jeruk lemon menjadi beberapa bagian lalu celupkan ke air panci yang telah di panaskan, tunggu selama 15 menit lalu matikan.

Biarkan air rebusan lemon selama semalaman, keesokan harinya mandikan kucing dengan air lemon, kamu dapat menggunakan sponge untuk membasahinya. Jika kucingmu memiliki bulu panjang seperti persia atau maine coon, kamu dapat menggunakan sisir juga agar kutu dan bulu mati jatuh.

Sisir Kutu


Gunakan sisir kutu atau comb untuk membersihkan kutu dari pangkal sampai ujung bulu kucing, gunakan treatment ini paling tidak selama 2 minggu dan lakukan ini setiap hari.

Sisir kutu sekarang lebih beragam, ada yang elektrik, ada yang lebih murah dengan bahan tembaga atau besi lentur.

Sisir berguna agar semua bagian sarang seperti telur kutu dan biang kutu dapat dihilangkan dari bulu kucing.

Lingkungan yang Bersih


Pastikan lingkunganmu bersih dari kutu baik didalam rumah atau diluar rumah. Jika kamu memperhatikan lingkungan diluar rumahmu tidak terawat dengan baik, jangan biarkan kucingmu berada diluar rumah.

Semoga artikel ini bermanfaat.

ads-text ads-image-width

Dibuat:
15 Agustus 2019 (13:25 WIB)

Update Terakhir:
15 Agustus 2019 (13:25 WIB)

Oleh:
Mhamang Nasgor

Dilihat:
27×

Credits | Contact Us | Layout Design by Alex Nasgorest | Powered by W3.CSS

Nasgorest Blog Website is © Alex Nasgorest. All Rights Reserved.